Pandemi virus Covid-19 yang sedang melanda dunia sekarang ini menjadi ancaman yang membahayakan dan memiliki dampak besar bagi kehidupan masyarakat dunia. Bahkan pemerintah setempat mengimbau agar mengurangi interaksi sosial dengan bekerja dan belajar di rumah.

Pembatasan interaksi sosial akan menjadi masalah jika diterapkan dalam waktu yang panjang dan sebagian orang mungkin akan merasa bosan saat diri mereka terisolasi.

Dikutip dari laman National Health Service, NHS Scotland, Jika Anda merasa bosan saat terisolasi, berikut ini tips yang dapat membantu Anda:

1. Bagi sebagian orang, ini bisa menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan Anda dengan orang-orang di rumah maupun teman-teman Anda tentunya dengan menggunakan koneksi digital.

2. Sadarilah bahwa lamanya waktu bersama orang lain juga dapat menimbulkan ketegangan dan masalah dalam hubungan, jadi pertimbangkan bagaimana mengelola stress yang tak terhindarkan. Jika Anda tidak merasa aman di rumah, silakan hubungi dukungan profesional atau polisi.

3. Luangkan waktu untuk merenungkan apa yang Anda nilai paling berharga dalam hidup dan bantuan satu sama lain meskipun hari-hari terasa sulit.

4. Alih-alih memikirkan apa yang mungkin terjadi, fokuslah pada kondisi disini dan sekarang. Pikirkan cara-cara yang Anda dapat lakukan untuk meningkatkan apa yang penting dalam hidup Anda dan membuat rencana dan tujuan positif tentang apa yang ingin Anda lakukan ketika Anda merasa lebih baik.

5. Berpikirlah kreatif dan imajinatif tentang bagaimana Anda menggunakan waktu Anda. Jika Anda dapat mempertahankan rutinitas dan tetap beraktivitas jika memungkinkan, mungkin akan sangat membantu.

6. Gunakan waktu secara produktif (sesuai dengan kesehatan Anda) dan coba hal-hal baru. Pikirkan semua proyek yang Anda tunda dan hal-hal seperti semua buku yang belum Anda baca. Ini merupakan kesempatan untuk melakukan hal-hal yang Anda sebelumnya tidak punya waktu untuk lakukan.

7. Mengambil langkah-langkah positif untuk meningkatkan keterampilan Anda dan menyelesaikan apa yang dapat lakukan akan membantu. Gunakan waktu untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan Anda tentang hal-hal baru dan Anda mungkin dapat merasa keluar dari kesendirian dengan memiliki rasa pencapaian.

8. Anda dapat mencoba menggunakan teknologi untuk meningkatkan koneksi sosial seperti membuat panggilan atau menggunakan Face Time. Buat grup lokal di media sosial untuk saling mendukung. Buat pesan positif dan saling membantu mengembangkan rasa kebersamaan yang kuat.

9. Pikirkan cara-cara Anda dapat membantu orang lain jika kesehatan memungkinkan. Ini bisa berupa pesan yang menggembirakan atau panggilan telepon kepada orang lain atau melakukan sesuatu di rumah untuk orang yang Anda cintai.

10. Batasi waktu Anda menonton berita, lihat di media sosial atau cari online untuk informasi tentang virus. Laporan berita yang tiba-tiba dan konstan tentang wabah dapat menyebabkan siapa pun merasa khawatir. Mencari pembaruan informasi pada waktu tertentu di siang hari, sekali atau dua kali dan pertimbangkan mematikan ‘pemberitahuan’ dari aplikasi berita di ponsel Anda. Sebaiknya carilah pesan positif dan informasi cara masyarakat untuk saling mendukung.

11. Dapatkan fakta – dari situs web tepercaya dan platform otoritas kesehatan setempat, untuk membantu Anda membedakan fakta dari rumor . Fakta dapat membantu mengurangi rasa takut.

12. Jika perlu, lakukan kontak dengan layanan lokal dan gunakan dukungan profesional yang sudah Anda miliki. Isolasi tidak berarti Anda tidak dapat menghubungi jaringan kesehatan atau dukungan Anda.

13. Keluarga, teman, organisasi agama, dan kelompok masyarakat semuanya dapat menjadi sumber dukungan baik selama, dan setelah, periode isolasi. Hubungi mereka untuk dukungan sesuai kebutuhan.

14. Jadilah baik kepada diri sendiri dan memahami bahwa hal-hal mungkin terasa sulit selama beberapa minggu. Gunakan waktu untuk menjaga diri sendiri dengan cara yang biasanya tidak bisa Anda lakukan karena kehidupan sibuk yang biasanya kita jalani.

15. Luangkan waktu untuk mendapatkan tidur yang cukup, olahraga, istirahat, dan relaksasi. Makan secara teratur dan sehat. Ini akan membantu tubuh Anda pulih lebih cepat

16. Jika Anda bisa, pertimbangkan bagaimana Anda bisa melakukan aktivitas fisik atau berolahraga sebagai bagian rutin dari hari Anda . Mungkin dengan menggunakan video latihan online atau yoga rutin yang dapat Anda temukan di YouTube.

17. Bicaralah dengan orang lain tentang pengalaman Anda dan bagaimana perasaan Anda. Terbuka dan jujur. Orang lain mungkin juga merasakan apa yang Anda rasakan.

18. Cobalah untuk mengurangi tuntutan yang dibebankan pada Anda dan jangan mengambil tanggung jawab tambahan untuk saat ini. Jangan mengkritik diri sendiri dan jika Anda merasa tidak bisa berbuat banyak, tidak apa-apa juga.

19. Sadarilah bahwa perasaan dan pikiran yang berat dapat berlangsung lebih lama dari yang Anda harapkan. Anda mungkin melihat gangguan pada pikiran dan perasaan Anda selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Reaksi semacam itu berada dalam kisaran normal ketika dihadapkan dengan peristiwa-peristiwa stres dan akan berangsur hilang bagi kebanyakan orang. Beberapa orang mungkin mengalami masalah persisten dengan pikiran atau perasaan yang dapat mengganggu tidur Anda atau fungsi peran Anda. Masalah yang terus-menerus seperti itu mungkin merupakan tanda bahwa Anda bisa mempertimbangkan untuk mencari bantuan terkait kesehatan mental Anda.***

Baca Juga :  Tingkat Kematian Pasien Cuci Darah Karena Kelebihan Cairan
Bagikan :