MENGAPA ANDA MEMBUTUHKAN MAKANAN BERPROTEIN TINGGI?

PROTEIN adalah unsur makanan yang dibutuhkan oleh tubuh Anda agar tetap sehat dan mampu melawan infeksi. Sejumlah protein bisa terikut bersama dengan cairan dialisis saat cairan tersebut dikeluarkan. Jadi, bila Anda menjalani terapi Dialisis Peritoneal, Anda perlu mengkonsumsi lebih banyak protein daripada biasanya untuk menggantikan protein yang hilang pada setiap proses dialisis.

 

MENGAPA ANDA PERLU MEMBATASI BEBERAPA JENIS MAKANAN?

Ada beberapa produk sisa di dalam darah yang tidak dapat terbuang dengan sempurna karena Dialisis Peritoneal. Oleh sebab itu harus dibatasi jumlah konsumsinya dalam makanan Anda sehari-hari sehingga tidak terjadi akumulasi di dalam tubuh yang dapat membahayakan kesehatan tubuh Anda. Produk sisa tersebut antara lain:

  • Fosfor
  • Kalium
  • Natrium

 

Fosfor

Bila ginjal Anda tidak mampu mengeluarkan kelebihan fosfor, maka fosfor itu akan terakumulasi di dalam tubuh. Dalam jangka waktu yang lama kelebihan fosfor di dalam darah akan menyebabkan tulang lebih rapuh dan mudah patah. Fosfor banyak terdapat pada kacang-kacangan, ikan dan produk susu. Dokter Anda mungkin akan meresepkan kalsium yang berfungsi untuk mengikat kelebihan fosfor seperti kalsium karbonat (Caltrate, Tums, dll) yang dapat membantu menurunkan kadar fosfor di dalam darah.

Sangat penting bagi Anda untuk mengkonsumsi obat ini pada waktu makan agar dapat bekerja dengan baik, yaitu dengan cara mencegah penyerapan fosfor dari makanan di dalam usus.

 

Kalium

Kalium adalah elektrolit yang dibutuhkan untuk fungsi syaraf dan otot yang baik. Ginjal yang tidak berfungsi dengan baik akan sulit untuk membuat kelebihan kalium. Kelebihan atau kekurangan kalium dapat menyebabkan otot menjadi lemah dan kram. Kadar kalium di dalam darah yang terlalu tinggi akan berbahaya bagi jantung. Anda perlu berhati-hati bila mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran hijau yang mengandung banyak kalium seperti pisang, jambu biji, pepaya, tomat, kentang dan kacang-kacangan. Anda jangan mengkonsumsi garam diet banyak mengandung kalium.

 

Natrium

Natrium adalah elektrolit yang berperan penting pada pengontrolan cairan dan tekanan darah di dalam tubuh. Ginjal yang sudah tidak berfungsi, tidak mampu mengeluarkan kelebihan natrium sehingga tetap berada dalam jaringan bersama dengan air. Asupan natrium dan garam yang tinggi menyebabkan tubuh menahan air dan tekanan darah menjadi naik.

 

Karbohidrat

Ada saat Anda menjalani terapi Dialisis Peritoneal, tubuh Anda memperoleh kalori cara normal dari makanan yang Anda konsumsi, ditambah yang Anda terima dari cairan dialisis yang dimasukkan ke dalam rongga peritoneal. Cairan dialisis tersebut mengandung glukosa yaitu sejenis gula. Makanlah kalori yang dapat diserap dari setiap 2 liter cairan yang berbeda, tetapi kurang lebih adalah sebagai berikut :

  • Setiap kantung 1.5% mengandung 80 kalori
  • Setiap kantung 2.5% mengandung 140 kalori
  • Setiap kantung 4.25% mengandung 230 kalori

 

Beberapa saran antara lain :

 

Harap diingat bahwa nilai tersebut di atas bervariasi tergantung dari karakteristik peritoneal dan jumlah yang diresepkan dokter untuk Anda. Bila berat badan Anda mulai bertambah, Anda harus menghindari mengkonsumsi gula, madu, soft drink, selai, permen dan makanan pencuci mulut, juga mengandung jumlah lemak dalam makanan Anda.

 

 

Baca Juga :  Bagaimana Cara Menjaga Kebersihan Untuk Terapi CAPD?
Bagikan :