DIMANA TEMPAT YANG MEMENUHI SYARAT UNTUK MELAKUKAN PERTUKARAN CAIRAN ?

Tempat / ruangan yang memenuhi syarat untuk melakukan pertukaran cairan harus bersih, kering, ada penerangan yang memadai dan tidak ada tumpukan barang. (lihat halaman sebelumnya untuk informasi yang lebih jelas).

 

DIMANA TEMPAT YANG MEMENUHI SYARAT UNTUK MELAKUKAN PERTUKARAN CAIRAN ?

Kantung cairan dialisis Kantung ini berisi cairan yang akan dimasukkan ke dalam peritoneum dan akan membuang produk sisa dan cairan yang berlebihan dari darah. Bagian depan dari kantung cairan ini berisi informasi yang harus Anda baca sebelum digunakan.

 

A. Pastikan bahwa konsentrasi cairan dialisis yang Anda gunakan sudah benar (1,5%, 2,5% dan 4,25%). Tanggal kadaluarsa, volume kantung.

B. Nomor kode produk.

C. Pastikan bahwa kantung cairan dialisis

D. Anda tidak bocor.

E. Pastikan bagian ujung kantung (medication port) masih dalam kondisi tertutup.

F. Pastikan cairan di dalam kantung jernih

 

 

OUTLET PORT CLAMPS

Klem ini berupa plastik berwarna merah dan berfungsi mencegah atau menahan aliran cairan pada setiap tahapan yang berbeda pada waktu pertukaran cairan. Perawat akan mengajarkan Anda waktu dan cara yang baik untuk memasang klem. Klem ini tidak steril, sehingga harus dijaga kebersihannya dengan mencucinya dengan air dan sabun. Pastikan bahwa klem benar-benar kering, lalu disimpan dalam posisi terbuka.

 

SHORT TRANSFER SET

Semua sistem PD produksi contohnya, Baxter (karena saat ini satu-satunya penyedia cairan dan yang paling banyak dipakai oleh pasien) merupakan “sistem tertutup” yang bertujuan melindungi rongga peritoneal Anda. Perawat yang terlatih akan mengganti “short transfer set” Anda setiap 6 bulan.

 

MINI CAP “DISCONNECT CAP”

Penutup ini untuk melindungi ujung “short transfer line”, selain untuk memberikan keamanan dan kemudahan bagi pasien. Dengan MiniCap ini, “patient’s line” tetap tertutup dengan baik, agar sistem tidak terkontaminasi. MiniCap ini steril dan di dalamnya terdapat busa yang dibasahi povidone iodine. Sebelum digunakan, perlu dipastikan bahwa MiniCap yang akan Anda gunakan masih terdapat busa yang dibasahi povidone iodone.

Baca Juga :  Bagaimana Mengatasi Masalah-Masalah Terapi CAPD Saat di Rumah?

 

TITANIUM CONNECTOR

“Titanium connector” berfungsi menghubungkan kateter dengan “transfer line”. Konektor ini terbuat dari bahan yang ringan, kuat dan anti infeksi.

 

BAGAIMANA CARA MENGHANGATKAN CAIRAN DIALISIS (DIANEAL)

Anda dapat menghangatkan cairan (dengan beberapa cara) melalui pemanasan kering (DRY HEAT) :

  • Bantal pemanas
  • Lampu pemanas

 

SEBERAPA SERING ANDA PERLU MELAKUKAN PERGANTIAN CAIRAN?

Yang dimaksud dengan pergantian cairan adalah cairan yang sudah tersimpan di dalam peritoneum dikeluarkan lalu digantikan dengan cairan baru. Dokter akan memberitahu Anda berapa kali pergantian yang Anda butuhkan, umumnya dilakukan 4 kali pergantian per hari dan harus dilakukan dengan interval yang teratur. Untuk pergantian di siang hari tidak dianjurkan untuk membiarkan cairan tetap ada di dalam peritoneum lebih dari 6 jam, karena tubuh Anda dapat menyerap kembali bagian dari cairan dialisis yang sudah terpakai, sehingga terjadi pembengkakan. Akan tetapi hal ini tidak akan menjadi masalah bila cairan tetap berada di dalam peritoneum sepanjang malam. Dokter Anda akan memberi tahu kepekatan dari dekstrose cairan dialisis yang harus Anda gunakan pada malam hari untuk menghindari retensi cairan.

 

BAGAIMANA ANDA MEMBUANG CAIRAN BEKAS PAKAI DAN PERALATAN BEKAS?

Anda harus membuang cairan bekas pakai di dalam kantung ke dalam toilet. Jika yang membuang cairan itu adalah orang lain, pastikan agar tidak terpapar cairan tersebut. Kantung yang sudah kosong boleh dibuang ke tempat sampah tanpa ada resiko. Anda harus mencuci tangan dengan bersih sesudahnya.

Bagikan :