MENGAPA ANDA HARUS MENJALANI DIALISIS ?

Ini dikarenakan ginjal Anda tidak mampu lagi berfungsi dengan normal. Pada proses dialisis “sampah” dan kelebihan air yang menumpuk di dalam tubuh Anda akan dikeluarkan.

HAL APA SAJA YANG MEMPENGARUHI PROSES DIALISIS?

Jika Anda menjalani Dialisis Peritoneal berarti Anda harus melakukan proses penggantian setiap hari. Proses ini terdiri dari mengeluarkan cairan dialisis yang disimpan di dalam rongga peritoneal pada jangka waktu tertentu kemudian menggantinya dengan cairan baru. Proses ini tidak menimbulkan rasa sakit dan hanya dibutuhkan waktu yang singkat untuk mempelajari tahap-tahap penggantian ini.

APA YANG ANDA BUTUHKAN UNTUK MENJALANI DIALISIS ?

Ultrabag/Twinbag System

  • Kateter
  • Konektor titanium
  • Short transfer set
  • Cairan dialisis (Ultrabag TM / Twin bag system)
  • Minicap
  • Outlet port clamps (untuk twin bag system)

System Ultraset / Easi-Y System

  • Kateter
  • Konektor titanium
  • Short transfer set
  • Cairan dialisis
  • Minicap
  • Outlet port clamps (untuk sistem kantung kembar)
  • Ultraset/Easi-Y set
  • Kantong drainase untuk Easi-Y system

 

PROSES PENGGANTIAN INI TERDIRI DARI 3 LANGKAH :

 

  • Mengeluarkan Cairan

Proses pengeluaran cairan dari rongga peritoneal berlangsung dengan bantuan gaya gravitasi, proses ini memerlukan waktu sekitar 20 menit.

  •  Memasukan Cairan

Cairan dialisis dialirkan ke dalam rongga peritoneal melalui kateter, prosesnya hanya 10 menit.

  • Waktu Tinggal = Dwell Time

Ini adalah tahapan dimana cairan dialisis disimpan di dalam rongga peritoneal selama 4 hingga 6 jam, tergantung dari anjuran dokter Anda. Proses penggantian cairan umumnya diulang setiap 4 atau 6 jam, maksudnya adalah minimal 4 kali sehari, 7 hari dalam seminggu. Anda dapat melakukan penggantian ini di rumah Anda, di tempat kerja Anda, atau di tempat lain yang Anda kunjungi, namun tempat-tempat tersebut harus memenuhi syarat yaitu kemungkinan terjadinya infeksi dapat dihindari. Tiap proses penggantian ini memakan waktu sekitar 30 menit.

Baca Juga :  Bagaimana Cara Kerja Dialisis Peritoneal?

 

 

 

 

 

 

Bagikan :