Jika ginjal Anda berhenti bekerja, ada lima fungsi normal tubuh yang terganggu yang dapat mengakibatkan:

  • Tubuh terasa tidak sehat
    Zat-zat beracun yang menumpuk di dalam darah akan menyebabkan anda merasa tidak fit, gejala ini dikenal sebagai “uremia” dengan gejala selalu merasa mengantuk, bingung dan mual.

  • Anda akan tampak pucat dan merasa lesu
    Ketika ginjal tidak lagi bisa membantu tubuh menghasilkan sel darah merah, maka “anemia” akan timbul

  • Buang air kecil terus-menerus.
    Namun urin yang dikeluarkan tersebut tidak berisi produk buangan yang seharusnya dikeluarkan

  • Anda akan mengalami rasa tidak enak di mulut Anda
    Karenaginjal tidak bisa mengeluarkan produk buangan, maka akan terjadi penumpukan di dalam tubuh selanjutnya berakibat timbulnya rasa tidak enak di mulut Anda, nafsu makan menurut dan mual.

 

Jika penurunan fungsi ginjal mencapai 90% dari kapasitas normal, pasien disebut mengalami Gagal Ginjal Kronik (GGK). Kerusakan yang ditimbulkan bersifat permanen dan tidak dapat diperbaiki karena sel-sel ginjal (nefron) sudah mengalami kerusakan. Ada berbagai pilihan terapi untuk GGK antara lain transplantasi / angkok ginjal, dialisis (cuci darah) dan pengobatan. Berbagai faktor penyebab terjadinya gagal ginjal, antara lain:

  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Infeksi ginjal yang berulang
  • Litiasis (batu ginjal)
  • Glomerulonefritis
  • Penyakit Ginjal Polikistik, Lupus, Intoksikasi (keracunan), dll.

Dialisis Peritoneal, sekaligus pengaturan pola makan (diet) terbukti efektif mengurangi penumpukan “sampah” dan air pada sirkulasi dara anda sehingga Anda terhindar dari rasa tidak sehat.

CATATAN
Bila ginjal sudah tidak berfungsinormal, maka kita harusmengganti sebagian dari fungsinya dengan beberapa alternatif terapi :
• Pengaturan pola makan (diet)
• Pengobatan Dialisis (cuci darah)
• Cangkok / transplantasi ginjal

Baca Juga :  Apa yang Harus Saya Lakukan Jika Memiliki Gejala COVID-19?

 

 

Bagikan :